Wamen ESDM Resmikan Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara BUMI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meresmikan peletakan batu pertama Proyek Strategis Nasional (PSN) gasifikasi batu bara menjadi metanol di Kutai Timur, Borneo Timur. Proyek yang dikembangkan PT Bumi Etam Chemical (BEC) dengan investasi bersama PT Istana Karang Laut dan China National Chemical Engineering Co., Ltd. akan menghasilkan 2 juta ton metanol per tahun. Proyek mengolah 7,7-7,78 juta ton batu bara berkalori rendah (3.400 kcal/kg) menjadi produk berstandar internasional (IMPCA Grade) untuk memenuhi kebutuhan domestik. Target waktu peluncuran metanol adalah 2029. Indonesia saat ini masih mengimpor 1,3 juta ton metanol (Rp 7,1 triliun) pada 2025. Metanol hasil gasifikasi akan memenuhi kebutuhan industri petrokimia, formaldehida, FAME, dan program B50 serta mengurangi ketergantungan impor. Proyek juga dilengkapi teknologi pengendalian emisi dan integrasi Carbon Capture and Storage (CCS).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 10.30
Resmi Groundbreaking, Gasifikasi Batu Bara Kutai Timur Hemat Devisa Rp 7,1 Triliun
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.45
Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol Dimulai, Hemat Devisa Rp 7 Triliun
Berita terkait
Vale Incar Tanamalia, Gakkum ESDM Singgung Aturan Hutan Lindung
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 17.30
ESDM Siapkan Pilot Project Alihkan Penambang ke Peternakan dan Perkebunan
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.00
ESDM Siapkan Pilot Project Alihkan Penambang Ilegal ke Peternakan dan Perkebunan
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.00
ESDM Bongkar Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 22 WNA China Ditahan
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 14.30