Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya membangun ketahanan bencana sejak tahap perencanaan pembangunan, bukan hanya fokus pada respons saat bencana terjadi. Dalam Forum for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo, ia menyatakan bahwa sistem ketahanan bencana harus "by design" agar lebih kokoh. Indonesia yang rawan bencana perlu melibatkan seluruh tingkatan pemerintahan dalam pengurangan risiko, karena setiap kebijakan pembangunan dapat memengaruhi risiko bencana.

Bima menjelaskan bahwa keberadaan institusun penanggulangan bencana seperti BNPB, BPBD, hingga Pemda perlu diperkuat dengan sistem yang menyelaraskan perencanaan, data, pendanaan, dan pembagian peran. Tantangan utama bukan lagi pembentukan lembaga, tetapi pembangunan sistem yang terintegrasi. Desentralisasi yang ada justru menimbulkan komplikasi dalam koordinasi.

Upaya penguatan sistem perlu mencakup keterkaitan antara perencanaan pembangunan, tata ruang, penganggaran, informasi risiko, dan kesiapan kelembagaan. Bima menegaskan bahwa mitigasi bencana harus dilihat sebagai investasi, bukan biaya tambahan. Keputusan pembangunan harus menggunakan informasi kebencanaan terpadu seperti peta risiko, sistem peringatan dini, dan data cuaca, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sesuai karakteristik wilayah.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait