Wapres Klaim Nyawanya Terancam, Takut Dijerat Kasus Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden Bolivia Edmand Lara mengaku menerima ancaman terhadap nyawanya dan keluarganya serta khawatir akan direkayasa tuduhan untuk menjeratnya. Ia menyampaikan pernyataan pada Jumat (2/10/2026) saat operasi pemerintah menargetkan pejabat korupsi dan jaringan perdagangan narkoba. Lara meminta penegak hukum, DPR, dan organisasi hak asasi manusia memantau proses hukum secara transparan. Operasi menyebabkan penangkapan Jaksa Agung Roger Mariaca beserta 13 orang, yang dituduh melindungi pengedar narkoba. Menteri Dalam Negeri Bolivia menyebut informasi dari DEA AS sebagai dasar penangkapan. Mariaca membantah tuduhan dan visa-nya dicabut oleh AS karena dugaan suap untuk memfasilitasi perdagangan narkoba. Pemerintah Bolivia menelusuri jaringan kriminal di lingkungan institusi negara, namun belum mengaitkan Lara dengan kasus ini. Hingga kini, tidak ada dakaan atau surat penangkapan resmi terhadapnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 15.17
Profil Brigjen Roy Hardi yang Ditunjuk Kapolri Jadi Kapolda Jateng
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.30
Sabu-Sabu Disembunyikan dalam Tas Perhiasan, Residivis Narkoba Kembali Diringkus Polisi
Berita terkait
Bujuk Rayu Istri Ipar di Balik Aksi Kurir 43 Kg Sabu
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 06.32
Geger Mantan Wapres Terjerat Kasus Narkoba, Ditangkap di Bandara
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30
Nekatnya 2 Orang Pakai Narkoba dan Bawa Sabu untuk Tahanan di Sidang
Detik.com · 30 September 2026 pukul 22.00
Viral di Medsos, 2 Pengunjung PN Jakpus Ditangkap, Diduga Hendak Berikan Sabu ke Napi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15