Warga NU Minta Presiden Prabowo Pastikan Istana tak Intervensi Muktamar ke-35
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan tidak ada intervensi dari Istana dalam suksesi kepemimpinan PBNU menjelang Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27–31 Agustus 2026. Ia mengungkapkan adanya dugaan gerakan pejabat pemerign untuk memengaruhi dukungan muktamirin, dengan menyebut nama Mensos Saifullah Yusuf, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wamen Mensesneg Juri Ardiantoro, Menag Nasaruddin Umar, dan Menteri Haji Irfan Yusuf. Gus Lilur menekankan agar tidak ada penggunaan kekuasaan negara, fasilitas APBN, atau pengaruh jabatan untuk memenangkan kandidat tertentu.
Ia juga mendesak transparansi terkait sumber dana pembiayaan konsolidasi politik demi menjaga marwah NU dari praktik politik uang. Gus Lilur meyakini Presiden Prabowo tidak pernah menginstruksikan intervensi, namun klarifikasi diperlukan agar Istana tidak dipersepsikan ikut campur. Kritik lain datang dari KH Asep Saifuddin Chalim yang menyuarakan kekhawatiran tentang keterlibatan pengurus dalam kalkulasi politik, sementara calon Ketua Umum KH Abdul Ghaffar Rozin menawarkan gagasan poros tengah untuk menjaga persatuan.
Presiden Prabowo dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus 2026 di Jombang, dengan PBNU mempersiapkan peserta dan mengantisipasi potensi kemacetan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 19.15
Yenny Wahid: Rekonsiliasi Mutlak Dilakukan usai Muktamar ke-35 NU
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.46
Gus Lilur Minta Presiden Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU
Berita terkait
Terpilihnya Nakhoda Baru Nahdlatul Ulama
kumparan · 1 September 2026 pukul 04.45
Alissa Wahid: Pengurus Baru Bertanggung Jawab Susun Peta Jalan NU 2026-2050
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.07
Hadir di NU Jadi Bukti Prabowo Komitmen Jaga Persatuan dan Umat
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.35
Orang Miskin Masuk Desil 6–10, Prabowo Disindir Klaim Angkat Jutaan dari Kemiskinan
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 09.50