Warga RI Jor-joran Belanja saat ke Luar Negeri, Angkanya Fantastis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pembayaran jasa perjalanan wisataan Indonesia ke luar negeri mencapai US$6,7 miliar (Rp118,7 triliun). Pemerintah melihat peluang untuk menarik sebagian pengeluaran tersebut kembali ke dalam negeri melalui pengembangan wisata belanja. Kunjungan wisataan mancanegara ke Indonesia terus meningkat dan perlu didorong agar lebih banyak pengeluaran terjadi di dalam negeri. Pengembangan wisata belanja dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru bagi ekonomi Indonesia. Konsumsi domestik masih menjadi penggerak utama perekonomian nasional dengan kontribusi 53,32% terhadap PDB. Pada triwulan kedua, pertumbuhan konsumsi mencapai 5,06% dan indeks keyakinan konsumen berada di atas 100. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun menuju 6% dan 6% pada tahun depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.15
Airlangga Ungkap Celah Baru Ekonomi dari Belanja Wisatawan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 16.41
Hippindo Wanti-wanti Ritel Lesu September–November, Pemerintah Perlu Siapkan Antisipasi
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 11.46
Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI, Destry Ungkap Kondisi Ekonomi RI
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 08.34
Ekosistem MICE Yogyakarta Makin Kuat
Berita terkait
Airlangga Dapat Laporan Pengusaha Ritel RI Stok Barang Tipis, Kenapa?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.55
Kebakaran Desa Adat Sade Picu Kerugian Ekonomi, Pemulihan Dinilai Tak Mudah
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 15.45
Menko Airlangga: Peningkatan Produktivitas jadi Indikator Penting Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 07.16
Purbaya Ubah Strategi Hadapi Perdagangan Bebas, Kejar Ekonomi 6%
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.10