Waspada Debu dan Abu Vulkanik di Musim Kemarau, Begini Cara Lindungi Diri!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Paparan abu vulkanik dan debu selama musim kemarau meningkatkan risiko kesehatan. Kering membuat partikel tidak tercuci hujan mengendap lama, beterbangan bercampur debu jalanan dan asap. Untuk melindungi diri, tutup rapat pintu jendela, gunakan kain lembab pada ventilasi, aktifkan mode sirkulasi AC. Batasi aktivitas luar ruangan, gunakan masker N95/KN95/FFP2, kacamata, pakaian lengan panjang. Segera mandi dan cuci pakaian terpisah setelah keluar rumah. Perhatikan kelompok rentan seperti bayi, anak, lansia, ibu hamil, dan penderita kronik. Cek fasilitas kesehatan bila mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gangguan penglihatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.08
BNPB imbau warga di tiga wilayah terdampak Gunung Anak Krakatau gunakan masker
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.30
BMKG: Hujan Absen di Musim Kemarau Buat Abu Vulkanik Betah di Udara
VOI · 8 September 2026 pukul 11.30
PAM Jaya Pastikan Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Pengaruhi Kualitas Air Jakarta
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 10.59
Dokter: Waspadai dampak abu vulkanik meski erupsi telah usai
Berita terkait
Antisipasi Dampak Gunung Anak Krakatau, Pemkot Sukabumi masih Berlakukan Pembelajaran Daring
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.37
Dokter Paru Ungkap Alasan Tak Boleh Pakai Masker Basah untuk Tangkal Abu Vulkanik
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.46
Pakar Ungkap Bahaya Abu Vulkanik setelah Erupsi Selesai
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.45
ISPA di Lampung Naik Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Terkini Ada 76 Kasus
Detik.com · 8 September 2026 pukul 07.46