Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Arsip

Selasa, 22 September 2026


Peristiwa hari itu

Semua peristiwa →

  1. Pertamina Capai Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026, Lampau Target RKAP

    PT Pertamina (Persero) mencatatkan pencapaian dekarbonisasi sebesar 118% pada Semester I 2026, melampaui target tahunannya dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Pencapaian ini menjadi bagian dari implementasi ESG di seluruh lini bisnis dan mendukung target nasional mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Program yang mendorong capaian ini meliputi efisiensi energi, biofuel, dan bioethanol. Selain itu, bisnis rendah karbon Pertamina juga mencapai 101% dari target RKAP 2026, dengan realisasi penjualan biogasoline sebesar 23.280 KL pada periode Januari-Juni 2026.

  2. Kesepakatan Pengangkatan Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Tanpa Tes

    Pemerintah dan DPR menyepakati pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu tanpa tes mulai Januari 2027. Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap hingga 2029 dengan dukungan anggaran sebesar Rp23 triliun. Guru yang ingin beralih status dari PPPK penuh waktu menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetap diwajibkan mengikuti proses seleksi.

  3. Pramono dan Wali Kota New York Bahas Strategi Atasi Kemacetan hingga Jakarta Bond

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani di Civic Hall, New York, pada 20 September 2026 untuk membahas kolaborasi penanganan tantangan perkotaan. Fokus pertemuan meliputi strategi mengatasi kemacetan melalui pengembangan Transjabodetabek, yang diharapkan meningkatkan konektivitas Jakarta dengan wilayah penyangga dan mengurangi volume kendaraan masuk ke ibukota. Pramono menjelaskan bahwa lebih dari empat juta orang masuk dan keluar Jakarta setiap hari, terutama pada jam sibuk, dan menekankan pentingnya transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat termasuk lansia, penyandang disabilitas, pelajar penerima KJP, dan mahasiswa penerima KJMU.

  4. Rupiah Melemah, Tekanan Dolar AS dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu Utama

    Rupiah melemah pada perdagangan Senin (21/9/2026), dengan beberapa media melaporkan level penutupan berbeda. JawaPos dan JPNN melaporkan rupiah berada di kisaran Rp17.783-Rp17.847 per dolar AS, sementara ANTARA dan Liputan6 menyebutkan level Rp17.783. CNBC Indonesia melaporkan rupiah melemah 0,54% dan berakhir di Rp17.825, dengan rentang perdagangan Rp17.740-Rp17.840. Perbedaan ini mencerminkan variasi waktu penutupan perdagangan yang dilaporkan oleh masing-masing media.

  5. Pemerintah Bentuk Tim dan BUK Migas untuk Bahas RUU Migas

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan pembentukan tim lintas kementerian untuk menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Migas setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani Surat Presiden Nomor R-45/Pres/09/2026. Langkah ini dilakukan untuk memfasilitasi pembahasan bersama DPR RI mengenai rancangan undang-undang tersebut.