1,1 Juta Aduan Menumpuk, Pemerintah Tak Mau Cuma Selesaikan Satu-Satu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia telah menerima lebih dari 1,1 juta aduan masyarakat melalui platform SP4N-LAPOR! sejak 2021 hingga September 2026. Platform ini telah digunakan oleh 718 instansi, termasuk 546 pemerintah daerah, 119 kementerian, serta 53 BUMN. SP4N-LAPOR! menjadi kanal aduan tunggal yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah melalui prinsip No Wrong Door Policy, sehingga laporan otomatis dialirin ke instansi yang berwenang.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pengelolaan pengaduan tidak berhenti pada penyelesaian individu. Data aduan perlu dianalisis untuk mengidentifikasi pola masalah berulang dan menjadi bahan perbaikan kebijakan. Platform mencatat tingkat uptime 98,76% dan terus dikembangkan melalui penguatan infrastruktur digital serta integrasi Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP).
Kerja sama pengelolaan SP4N-LAPOR! melibatkan Komdigi, KemenDIN, KemenPAN-RB, Ombudsman RI, dan Kantor Staf Kepresidenan. Tujuannya bukan sekadar menyelesaikan laporan satu per satu, tetapi memanfaatkan data untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik secara struktural.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.27
Wamendagri Dorong SP4N-LAPOR! Jadi Instrumen Perbaikan Layanan Publik
kumparan · 29 September 2026 pukul 21.22
Wamendagri Bima Arya Dorong SP4N-LAPOR! Jadi Instrumen Perbaikan Layanan Publik
Detik.com · 29 September 2026 pukul 14.16
Aduan Warga ke Pemerintah Tembus 73.000, Paling Banyak soal Jalan
Berita terkait
Respons Aduan Warga, Tata Kelola SP4N-LAPOR! Diperkuat Secara Nasional
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 16.00
Hindari Fitnah, Bos BGN Janji Tak Terima Tamu Berkepentingan Diam-diam
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 19.43
Dukcapil Dorong Warga Desa Punya KIA dan Aktifkan IKD
kumparan · 30 September 2026 pukul 11.11
Info Samsat Keliling di Bali Rabu (30/9), Cek Jadwal dan Lokasinya!
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 05.53