15 PLTU Disuntik Mati Bertahap, Industri Dijamin Tak Mati Lampu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2757756/original/051427300_1553165397-PJB.jpg)
Pemerintah Indonesia pensiunkan dini 15 PLTU secara bertahap demi menjaga keberlanjutan industri dan stabilitas pasokan energi. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan proses ini tidak dilakukan terburu-buru karena PLTU tersebar di berbagai daerah termasuk Jawa, Sumatra, dan kawasan industri vital. Dari 15 PLTU dengan emisi tinggi yang teridentifikasi, penghentian operasinya dilakukan setelah evaluasi mendalam agar tidak mengganggu kebutuhan energi nasional. Untuk mengisi celah daya, pemerintah memanfaatkan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui program percepatan pembangunan pembangkit energi terbarukan berkapasitas 100 gigawatt. Dengan dukungan pendanaan yang memadai, komitmen transisi energi Indonesia dapat terealisasi pada target tahun 2030-2035.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.39
Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Video:Bos PGE dan Strategi Manfaatkan Potensi 40% Panas Bumi Dunia di RI
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.36
Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 06.35
ESDM Kantongi 9.000 Hektare Lahan untuk Kejar PLTS 30 GW
Berita terkait
Bahlil Diangkat Jadi Menko, Geo Dipa Punya Harapan Baru Percepat Transisi Energi
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.00
Geo Dipa Ungkap Potensi Sumur Panas Bumi Hasilkan 30 MW
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.25
Sarmuji Kasih Sinyal Kemenperin Bakal di Bawah Koordinasi Bahlil
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.24
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12