15 PLTU Disuntik Mati Bertahap, Industri Dijamin Tak Mati Lampu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2757756/original/051427300_1553165397-PJB.jpg)
Pemerintah Indonesia pensiunkan dini 15 PLTU secara bertahap demi menjaga keberlanjutan industri dan stabilitas pasokan energi. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan proses ini tidak dilakukan terburu-buru karena PLTU tersebar di berbagai daerah termasuk Jawa, Sumatra, dan kawasan industri vital. Dari 15 PLTU dengan emisi tinggi yang teridentifikasi, penghentian operasinya dilakukan setelah evaluasi mendalam agar tidak mengganggu kebutuhan energi nasional. Untuk mengisi celah daya, pemerintah memanfaatkan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui program percepatan pembangunan pembangkit energi terbarukan berkapasitas 100 gigawatt. Dengan dukungan pendanaan yang memadai, komitmen transisi energi Indonesia dapat terealisasi pada target tahun 2030-2035.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.36
Indonesia Gandeng Jerman Perkuat Riset untuk Transisi Energi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.34
Limbah Sawit Disulap Jadi Biometana, Energi Bersih buat Industri
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Pertamina NRE Kembangkan Bio-Metanol dari Limbah Sawit
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.25
Menteri Jerman Datang ke RI Bawa Bos-Bos, Mau Lakukan Ini
Berita terkait
Eddy Soeparno: Pertumbuhan PDB 6% Harus Berbasis Ekonomi Berkelanjutan
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.43
EV Transisi Energi Menuju Green Mining di Kalsel
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.30
Anggaran Subsidi Listrik 2027 Naik, Tarif Non-Subsidi Ada Penyesuaian
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
International Battery Summit 2026 Mendorong Percepatan Transisi Energi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.47