Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Produsen Setop Produksi-Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal

Pemerintah menindak 11 pelaku usaha yang mengelola 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai klaim gizi dan label kemasan. Penindakan dilakukan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) dalam koordinasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) di enam wilayah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Seluruh merek bermasalah telah menghentikan produksi, sementara 12 di antaranya sudah melakukan penarikan stok dari peredaran. Sisa merek masih dalam proses penarikan sesuai arahan Kepala Bapanas dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pengujian di empat laboratorium kredibel membuktikan beras fortifikasi tidak sesuai dengan label kemasannya. Bapanas mencurigai praktik ini merupakan peralihan dari beras premium ke fortifikasi demi keuntungan. Potensi kerugian konsumen akibat selisih harga diperkirakan mencapai Rp 89 triliun. Anceman pidana bagi produsen yang terbukti melakukan penipuan meliputi denda, pidana, dan pencabutan izin usaha. Sejumlah merek seperti WFO, TKS, IMF, NUR, dan lainnya diduga melanggar SNI 9314:2024 dan SNI 9372:2025.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait