Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah skema pemberian insentif operasional bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mulai 5 Oktober 2026, insentif tidak lagi Rp6 juta per hari tetapi dihitung Rp2.000 per porsi. Perubahan berdasarkan Peraturan BGN Nomor 13 Tahun 2026 untuk menyesuaikan insentif dengan jumlah penerima manfaat masing-masing SPPG. Skema baru menggunakan prinsip kewajaran, keadilan, dan efisiensi. SPPG yang melayani lebih banyak penerima manfaat akan mendapat insentif lebih besar. Insentif Rp2.000 merupakan bagian dari alokasi Rp15.000 per porsi MBG (Rp10.000 makanan, Rp3.000 operasional, Rp2.000 insentif). Insentif hanya diberikan kepada dapur yang beroperasi; dapur yang suspend tidak mendapat insentif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.17
Cari Model Baru MBG, Bos BGN Belajar Program Makan Bergizi dari Jepang
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 13.32
Korupsi MBG Rp10 Triliun Masuk Tahap II, Pakar Hukum: Bukti Kejagung Sudah Solid
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.41
Tok! Kejagung Tetapkan Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 12.39
Kasus BGN Siap Masuk Pengadilan, Pakar Sebut Bukti Kejagung Sudah Solid
Berita terkait
Anggota DPR Harap Insentif SPPG Tak Dihitung Hanya dari Jumlah Porsi MBG
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.33
Dapur MBG Tidak Dapat Insentif Jika Sedang Suspend, Libur Sekolah, dan Bencana Alam
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.30
BGN Buka Lagi SPPG Gowa usai Hasil Lab MBG Dinyatakan Aman
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 12.53
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG Indisipliner, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
kumparan · 23 September 2026 pukul 23.26