352 Siswa di Lombok Tengah Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Polisi Selidiki SPPG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 352 siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat, 11 September 2026. Gejala kesehatan mulai muncul sekitar pukul 09.10 WITA, beberapa menit setelah para siswa menyantap makanan yang didistribusikan sekitar pukul 08.15 WITA. Makanan yang dikonsumsi disuplai oleh SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu di bawah naungan Yayasan Budi Sain Mangkling. Para korban pun dievakuasi ke empat puskesmas berbeda untuk mendapatkan penanganan medis. Kapolresta Lombok Tengah, Kombes Pol Hariyanto, menyampaikan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk menelusuri penyebab pasti keracunan, termasuk pengecekan sampel makanan dan rantai pasok dari SPPG terkait. Penyebab pasti belum dapat dipastikan hingga hasil laboratorium tersedia. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pengelola SPPG untuk menjalankan SOP keamanan pangan dengan ketat mulai dari pengolahan hingga distribusi. Menu yang dibagikan meliputi nasi, ayam goreng tepung, aneka sayuran, menu cacah, roti canai, dan makanan pelengkap lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 23.44
352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Bakal Di-suspend
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.56
352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
JawaPos · 12 September 2026 pukul 11.45
Ratusan Siswa di Lombok Tengah Keracunan MBG, Pihak Yayasan Klaim Sudah Sesuai SOP
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 11.19
Minta Maaf, Gibran Besuk Korban Keracunan MBG di Karo
Berita terkait
Usul MBG via SPPG Diputus Kontrak, Mahfud MD: Daripada Setiap Hari Rugi Rp1 Triliun, Keracunan Juga Banyak
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 01.40
MBG Bermasalah, Akademisi: 'Lapor ke Siapa? Polisi Punya Dapur SPPG, TNI Punya, DPR Juga Punya SPPG, Runyam!'
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 17.01
Bupati Sidoarjo Kesal SPPG Enggan Biayai Pengobatan Korban Keracunan MBG
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.09
SPPG yang Sebabkan Keracunan MBG Dipolisikan BGN, Ahmad Sahroni: Saya Dukung, Jangan Rusak Program Prioritas Presiden
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 18.38