40% Saham Mau Dicaplok Danantara, Bursa Efek Jamin Tetap Independen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berencana menguasai 40,12% saham Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema demutualisasi berupa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue. Berdasarkan dokumen, Danantara akan memegang 69 lembar saham, sementara Anggota Bursa memegang 51,16% (88 lembar), non-anggota bursa 2,32% (4 lembar), dan saham treasuri 6,40% (11 lembar). Harga nominal saham dipatok Rp 7,5 miliar per lembar.
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menjamin independensi bursa tetap terjaga sesuai mandat UU P2SK dan aturan OJK. POJK yang sedang difinalisasi akan melarang intervensi pemegang saham terhadap pengurus BEI serta membatasi kepemilikan saham baru. Kepemilikan di atas 5% wajib mendapatkan persetujuan OJK untuk memastikan tata kelola bursa tidak terganggu oleh pemegang saham negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 18.27
Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI Lebih dari 5%, Ini Ketentuannya
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.46
Kepemilikan Saham BEI di Atas 5 Persen Wajib Kantongi Izin OJK
kumparan · 17 September 2026 pukul 10.29
OJK Buka Peluang BEI Bisa IPO Lewat Aturan Demutualisasi
kumparan · 17 September 2026 pukul 10.01
Danantara, BI, Kemenkeu Bisa Punya Saham BEI di Atas 5 Persen, Ini Syaratnya
Berita terkait
Danatara Buka Suara soal Kabar Mau Pegang 40% Saham Bursa Efek
Detik.com · 14 September 2026 pukul 23.26
Danantara Buka Suara soal Kabar Mau Pegang 40% Saham Bursa Efek
Detik.com · 14 September 2026 pukul 23.26
Usai Demutualisasi, Danantara Bakal Pegang 40% Saham BEI
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 19.27
Bos Bursa Buka-bukaan soal Rencana Danantara Genggam Saham BEI
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.04