Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

ABI: Aset kripto makin strategis dalam ekonomi digital Indonesia

Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menyatakan bahwa aset kripto kini menjadi bagian yang semakin strategis dalam ekonomi digital Indonesia, didukung oleh basis pengguna yang terus berkembang dan inovasi berbasis blockchain yang semakin maju. Sekretaris Jenderal ABI William Sutanto, yang juga merupakan CEO Indodax, menegaskan bahwa industri kripto memiliki potensi ekonomi yang besar dan masih dalam fase pertumbuhan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah akun konsumen aset kripto mencapai 22,93 juta akun per Juli 2026, dengan nilai transaksi perdagangan sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai sekitar Rp171,12 triliun.

William menekankan bahwa karakter borderless dari kripto memungkinkan masyarakat mengakses berbagai platform dari mana saja, namun menantangnya adalah menjaga pertumbuhan ekosistem lokal tetap sehat, kompetitif, dan bermanfaat bagi pengguna serta perekonomian Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menyarankan tiga langkah: literasi masyarakat mengenai platform yang berizin dan risiko penggunaan platform ilegal, kolaborasi antar stakeholder untuk menciptakan level playing field yang adil, dan peran bursa sebagai jembatan antara industri dan regulator agar kebijakan tetap melindungi konsumen sekaligus mendukung inovasi.

Di sisi lain, OJK juga aktif mendukung pengembangan inovasi aset digital melalui regulatory sandbox, termasuk tokenisasi emas, surat berharga negara, properti, stablecoin, dan kustodian aset keuangan digital. Pengembangan ini menandakan bahwa teknologi blockchain tidak hanya terbatas pada perdagangan kripto, tetapi juga berkembang menuju tokenisasi Real World Assets (RWA) yang berpotensi meningkatkan efisiensi, transparansi, likuiditas, dan akses produk keuangan. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, keberhasilan inovasi digital perlu didukung oleh empat pilar: tata kelola dan regulasi, keamanan siber dan perlindungan konsumen, pengembangan talenta digital, serta sinergi antar lembaga.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait