Indonesia Punya Peluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia berpeluang menjadi liquidity hub aset kripto di kawasan Asia Tenggara karena tingginya minat pasar domestik dan ketertarikan proyek blockchain global. Vice President Business Development INDODAX, James Eugene, menekankan bahwa potensi besar ini harus didukung oleh penguatan ekosistem, terutama peningkatan jumlah builders yang mampu menciptakan infrastruktur berkapabilitas global serta ketersediaan likuiditas yang menghubungkan investor, exchange, dan proyek.
Selain infrastruktur, kepastian regulasi dan hukum menjadi faktor kunci untuk menarik partisipasi institusi serta perusahaan global. Fokus utama adalah menemukan keseimbangan antara inovasi dan kepatuhan guna menjamin perlindungan konsumen. Dengan sinergi antara regulasi, dukungan venture capital, dan pengembangan produk, Indonesia diharapkan tidak sekadar menjadi pasar pengguna, tetapi juga pusat inovasi dan modal digital regional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.19
Indonesia Punya Peluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.08
Indonesia Berpeluang Jadi Liquidity Hub Aset Kripto Regional
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.50
Industri Kripto Cepat Tumbuh, Ini Alasannya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.00
Industri Kripto Memasuki Babak Baru, Indodax: Regulasi Jadi Fondasi
Berita terkait
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Transaksi Capai Rp 171 T
Detik.com · 25 September 2026 pukul 19.30
ABI: Aset kripto makin strategis dalam ekonomi digital Indonesia
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 09.38
OJK Catat 22,93 Juta Akun Kripto, Industri Aset Digital Kian Berkembang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.12
Pengguna Kripto RI Tembus 22 Juta, Industri Butuh Ini biar Dilirik Institusi
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 10.30