ADB setujui program senilai 650 juta dolar AS untuk dukung reformasi fiskal dan digital di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pembiayaan sebesar 650 juta dolar AS untuk mendukung reformasi fiskal dan digitalisasi pemerintah di Indonesia. Dana ini merupakan bagian dari Program Percepatan Desentralisasi demi Meningkatkan Tata Kelola Daerah, yang bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan publik. Menurut Direktur ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov, arsitektur fiskal dan digital yang diperkuat akan meningkatkan kualitas layanan publik bagi masyarakat. Program ini mencakup pengembangan platform digital nasional untuk mengintegrasikan dan melaporkan data fiskal, serta penerapan penilaian pajak properti yang lebih adil guna meningkatkan pendapatan pemerintah daerah. ADB menyatakan bahwa inisiatif ini juga akan memperkuat kapasitas fiskal dan administratif pemerintah daerah, sekaligus mendukung penganggaran yang mempertimbankan perlindungan bagi perempuan, anak perempuan, dan risiko bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.20
ADB Kasih Pinjaman Rp11,49 T ke RI untuk Bantu Anggaran Daerah
Detik.com · 16 September 2026 pukul 16.54
RI Dapat Utang Rp 11,5 T dari ADB, untuk Apa?
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.16
ADB Gelontorkan Rp11,5 Triliun untuk Dorong Reformasi Fiskal Daerah
Berita terkait
ADB beri pinjaman 650 juta dolar untuk perkuat pengelolaan fiskal RI
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 16.49
RI, Vietnam dan Thailand, Mana yang Lebih Dulu Jadi Negara Maju?
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.55
Otonomi Daerah Asismetris Sebagai Instrumen Keadilan Dalam Penyelengaraan Pemerintahan Daerah
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.46
Menkeu Ungkap Kabar Baru: Konflik Timteng Tambah Seru, Bunga Fed Naik!
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 10.01