Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

AirAsia Goyang usai Rugi Rp3,39 T, Malaysia Bakal Gaet Batik Air dan Malaysia Airlines

AirAsia menyimpang karena rugi Rp3,39 triliun pada KQ2 2026, dipicu kenaikan harga bahan bakar jet US$183/barel (naik 66%) dan kerugian kurs Rp331 juta. Saham perusahaan turun 21% pada September 2026, kumulatif 70% dalam 2026. Pemerintah Malaysia memulai scenario planning untuk menjaga konektivitas domestik, meminta Malaysia Airlines dan Batik Air menyerap pangsa pasar 60% domestik AirAsia. Kedua maskapai bersedia ekspansi, namun memerlukan pengambilalihan kontrak sewa pesawat. AirAsia sedang diskusi pendanaan US$1 miliar utama restrukturisasi utang, namun diperkirakan butuh US$3 miliar modal baru. Perusahaan memotong rute, mengembalikan 25 pesawat ke lessor, dan memiliki kewajiban lancar Rp75,1 triliun dengan kas Rp3,9 triliun.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait