Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rugi Air Asia Bengkak Jadi Rp 1,45 T Semester I-2026, Kenapa?

PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp 1,45 triliun pada semester I-2026, meningkat 84,4% dari Rp 785,84 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan usaha sedikit turun menjadi Rp 3,91 triliun dari Rp 3,98 triliun, sementara total beban usaha naik menjadi Rp 4,83 triliun dari Rp 4,51 triliun. Kerugian ini dipengaruhi oleh kenaikan beban bahan bakar dari Rp 1,58 triliun menjadi Rp 1,99 triliun, rugi selisih kurs operasional yang melonjak dari Rp 28,89 miliar menjadi Rp 447,95 miliar, serta beban sewa pesawat yang naik. Beberapa pos beban lain seperti perbaikan dan pemeliharaan justru turun.

Dari sisi pendanaan, perseroan juga mengalami tekanan dengan rugi selisih kurs dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 322,84 miliar, naik dari Rp 28,43 miliar, dan beban keuangan Rp 204,32 miliar. Akibatnya, akumulasi kerugian mencapai Rp 18,58 triliun per 30 Juni 2026, menyebabkan defisiensi modal atau ekuitas negatif sebesar Rp 12,18 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp 16,91 triliun, sedangkan total aset turun menjadi Rp 4,73 triliun dari Rp 5,05 triliun pada akhir 2025.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait