Airlangga Buka Suara soal Desil Kemensos yang Ramai Dipersoalkan Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pembagian desil kesejahteraan yang ramai dikritik warga didasarkan pada data sensus ekonomi yang dikumpulkan pemerintah. Data tersebut menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Airlangga menegaskan bahwa penentuan desil menggunakan metode survei, bukan sekadar mengacu pada pengeluaran atau kepemilikan aset. Menurutnya, desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan variabel sosial ekonomi tertentu. Variabel yang digunakan dalam penilaian desil meliputi pekerjaan dan pendidikan anggota keluarga, kondisi tempat tinggal, daya listrik, serta kepemilikan aset. Sistem ini bertujuan untuk memastikan penerima bantuan sosial tepat sasaran sesuai kondisi ekonomi mereka. Namun, sejumlah pihak masih menilai bahwa hasil pemetaan desil belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi keluarga di lapangan. Kementerian Sosial juga membuka mekanisme revisi desil bagi warga yang merasa tidak sesuai, serta pelaporan terhadap orang yang seharusnya berhak menerima bantuan sosial tetapi belum terdaftar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.32
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Ini Respons Airlangga
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 09.11
1,49 Juta Penerima Bansos Bermain Judol, Lebih dari 1 Juta Masih Anak-anak
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 09.00
Gus Ipul Tegaskan Bansos Bukan untuk Judol, Tangguhkan 1,49 Juta Penerima
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 17.15
2 Cara Cek Desil di Situs BPS dan Kemensos, Cukup Pakai NIK
Berita terkait
Selain Bisa Revisi Desil, Warga Bisa Laporkan Orang yang Layak Dapat Bansos
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 06.06
Arti Desil 6-10, Bisakah Datanya Diubah?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.40
Cara Cek Desil Pakai NIK KTP, Simak Langkah-Langkahnya
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Cara Mengubah Desil Kemensos agar Data Bansos Sesuai Kondisi Ekonomi, Bisa lewat HP
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.16