Bisakah Data Desil Berubah? Begini Jawaban Airlangga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penetapan desil ekonomi warga oleh pemerintah menjadi sorotan publik karena dinilai tidak selaras dengan kondisi keuangan sebenarnya. Menuruh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, penetapan desil mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan data terpusat mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. DTSEN juga menjadi dasar kebijakan bantuan sosial (bansos) pemerintah. Airlangga menyatakan bahwa data bersifat dinamis dan dapat berubah seiring hasil survei ekonomi yang sedang dilakukan. Warga dapat memeriksakan diri di website dtsen-form.bps.go.id dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Beberapa warga mengaku data ekonomi mereka tidak akurat, seperti kasus seorang ibu single parent dengan penghasilan Rp1,4 juta per bulan yang masuk desil 9 padahal seharusnya desil 3. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa data desil dapat diperbarui setiap tiga bulan dan warga yang merasa tidak sesuai dapat mengajukan sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos atau melalui kelurahan dan desa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.59
Airlangga: Desil Ekonomi Basisnya DTSEN
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.15
Airlangga Buka Suara soal Desil Kemensos yang Ramai Dipersoalkan Warga
Berita terkait
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Ini Respons Airlangga
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.32
Airlangga Sebut Jakarta Jadi Lokasi Pertama PFII, Bali Masih Dievaluasi
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.54
Airlangga Buka Suara soal RI Dituduh Bantu China Hindari Tarif AS
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.33
Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 T, Nilainya Rp4,47 T
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.27