Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Akses Keuangan Nyaris 94%, Tapi Literasi Masyarakat Masih Jauh

Akses masyarakat terhadap layanan keuangan di Indonesia mencapai 93,61%, namun literasi keuangan hanya 69,57%, menunjukkan kesenjangan sebesar 24,04%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan bahwa meski inklusi keuangan sudah tinggi, pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan keuangan masih perlu ditingkatkan. Hal ini menjadi tantangan khusus di tengah berkembangnya layanan keuangan digital yang semakin mudah diakses.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Adi Budiarso, menekankan bahwa inovasi teknologi di sektor keuangan membawa peluang sekaligus risiko. Di sisi lain, pengembangan industri jasa keuangan tidak hanya fokus pada memperluas akses, tetapi juga harus memastikan inovasi memberikan manfaat nyata dan dilengkapi dengan perlindungan konsumen yang memadai.

OJK menegaskan komitmennya untuk tidak membuat regulasi menjadi penghalang inovasi, namun tetap menekankan pentingnya mitigasi risiko dan perlindungan konsumen. Inovasi teknologi di sektor keuangan diharapkan tidak hanya bertahan pada tahap pengembangan, tetapi benar-benar dapat digunakan oleh masyarakat dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait