Antam Luruskan Isu 109 Ton Emas, Tegaskan Bukan Kasus Emas Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyampaikan klarifikasi terkait narasi 109 ton emas yang disebut sebagai 'emas palsu Antam' di media sosial. Informasi tersebut merupakan isu lama dari 2024 yang menyimpang konteksnya. Wisnu Danandi Haryanto, Corporate Secretary Antam, menjelaskan perkara yang menjadi sumber narasi berkaitan dengan dugaan korupsi pengelolaan emas pada 2010-2021, bukan tentang keaslian emas. Ia menegaskan isu tersebut melibatkan penggunaan merek Antam secara ilegal pada logam mulia milik pihak lain. Kejaksaan Agung pada 2024 telah menyampaikan klarifikasi serupa, memastikan emas bukan palsu tetapi ada persoalan hak merek. Antam mengimbau masyarakat verifikasi melalui kanal resmi, kemasan, dan aplikasi CertiEye untuk memastikan keaslian produk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 09.58
Hoax 109 Ton Emas ANTAM Palsu Kembali Beredar, Ini Faktanya
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 09.26
Waspada! Hoax 109 Ton Emas ANTAM Palsu Kembali Beredar, Cek Faktanya
Berita terkait
Kejagung Sita Aset Rp24,97 Miliar dalam Kasus Korupsi Motor Listrik MBG
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 18.08
Wapres Klaim Nyawanya Terancam, Takut Dijerat Kasus Palsu
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 16.00
Kapolri Tunjuk Irjen Arie Ardian Jadi Kakortas Tipikor Polri
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 14.51
Bongkar Kasus Dugaan Suap Lewat OTT, Polda Kalbar Tetapkan 2 Tersangka
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 14.10