Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mentan dan Organisasi Kepemudaan Sepakat Gebuk Pelaku Beras Fortifikasi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa untuk bersama memerangi dugaan mafia beras fortifikasi dalam pertemuan di Jakarta pada 2 Agustus 2026. Para peserta menyatakan komitmen mendukung tindakan pemerintah menindak pelaku yang diduga menyalahgunakan program fortifikasi untuk keuntungan pribadi dengan mengorbankan hak masyarakat miskin.

Amran menyoroti penyalahgunaan beras fortifikasi, yang seharusnya dijual sekitar Rp10.000 per kilogram untuk membantu mencegah stunting, malah dijual dengan harga Rp42.000 per kilogram di pasar. Hal ini berpotensi menimbulkan kerugian masyarakat hingga Rp71 triliun. Selain itu, dugaan beras premium yang tidak memenuhi standar mutu juga berpotensi merugikan masyarakat sekitar Rp98 triliun. Satgas Pangan telah menetapkan 39 tersangka dari 38 perkara terkait penyimpangan di sektor perberasan.

Berbagai organisasi pemuda, seperti Pemuda Hidayatullah, menyambut positif dan siap mengawal langkah pemberantasan mafia pangan. Langkah ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan serta memperbaiki tata niaga pangan nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait