APBN Mau Diambil Rp11 Triliun untuk Buka Rekening Massal? Purbaya: Nanti Kita Lihat...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggaran pembukaan rekening massal APBN untuk 200 juta penduduk awalnya diproyeksikan mencapai Rp11 triliun dengan saldo awal Rp50.000 per warga. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan angka tersebut masih perhitungan kasar dan tidak akan mencapai Rp11 triliun karena tidak semua masyarakat membutuhkan rekening baru. Pemerintah masih menghitung ulang kebutuhan anggaran setelah mengidentifikasi masyarakat yang sudah memiliki rekening perbankan untuk menghindari duplikasi. Integrasi data Dukcapil dengan data perbankan dari Bank Indonesia menjadi tahapan awal, dengan prioritas pembukaan rekening bagi yang baru memperoleh KTP serta saldo langsung disalurkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 18.00
Purbaya Bantah Anggaran Buka Rekening Massal Sentuh Rp 11 Triliun
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.10
Purbaya soal Minyak Tembus US$100 Lagi: APBN Aman, Defisit di Bawah 3%
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.18
Penerimaan Pajak Tumbuh 23,7% Per Juli 2026, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Harga Minyak Tembus 100 Dolar, Menkeu Purbaya Jamin Defisit APBN Aman
Berita terkait
APBN Mau Diambil Rp11 Triliun untuk Buka Rekening Massal, Purbaya: Nanti Kita...
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 05.55
Program Rekening Massal Warga Pakai APBN, Purbaya Pastikan Duitnya Ada
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.15
Rekening Massal 200 Juta Warga Bakal Diisi Rp50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 02.17
Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Buka Rekening 200 Juta Masyarakat
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 21.15