Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak Kapasitas 7 Juta Barel Setelah Serangan Drone
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4477889/original/005926300_1687477254-panoramic-shot-oil-rigs-sea-with-beautiful-sunset.jpg)
Arab Saudi menutup jalur pipa minyak kapasitas 7 juta barel per hari pada Jumat, 11 September 2026 setelah serangan drone dari Irak menargetkan jalur di Riyadh dan Madinah, menyebabkan kebakaran, kerusakan, dan beberapa orang terluka. Jalur pipa Timur-Barat penting untuk mengalihkan ekspor minyak dari Teluk Persia demi keamanan pasca konflik Hormuz. Pemerintah Saudi menunda tindakan balasan, menunggu Irak ambil langkah pencegahan. CEO Aramco menilai jalur ini krusial mengurangi gangguan pasokan akibat konflik Iran. Harga minyak naik lebih dari 8% pada pekan tersebut, mencapai US$100/bbl untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Serangan terkait dini dikaitkan dengan kelompok Houthi Yaman yang meningkatkan serangan terhadap Saudi, termasuk embargo maritim di Selat Bab el-Mandeb.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 07.35
Pertamax Bisa Rp20 Ribu Imbas Harga Minyak Dunia, Ini Kata Pertamina
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 15.03
Harga Minyak Dunia Tembus US$108, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20 Ribu
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.30
Raksasa Nuklir Muslim Ultimatum Iran, Warning Negara Arab Mau Ngamuk
Berita terkait
Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 07.58
Siaga Perang Nyebar ke Mana-Mana: AS-Iran, Saudi-Houthi, Pakistan
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.05
Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Bisa Lampaui USD120 dalam Waktu Dekat
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.54
Serangan Houthi ke Saudi Picu Eskalasi Regional, Harga Minyak Dunia Melonjak
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.10