AS Gandakan Pembelian Kembali Obligasi, Ini Respons Purbaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan buyback obligasi pemerintah AS yang memperbesar pembelian kembali dari US$2 miliar menjadi US$4 miliar merupakan langkah standar internasional yang sudah diikuti Indonesia. Kebijakan ini bertujuan menjaga likuiditas pasar dan meredam lonjakan imbal hasil obligasi. Buyback AS akan dilakukan pada segmen obligasi berdurasi 10-30 tahun sejak 9 September hingga 4 November 2026. Setelah pengumuman, imbal hasil obligasi 10 tahun turun 5,7 basis poin menjadi 4,647% dan 30 tahun turun 9 basis poin menjadi 5,196%. Purbaya menekankan bahwa langkah serupa diambil Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi saat likuiditas terganggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 16.19
Menkeu Purbaya: Buyback obligasi AS tegaskan kebijakan RI sudah tepat
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.25
Purbaya: AS Tiru RI Kelola Tekanan Surat Utang
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 20.00
Imbal Hasil Obligasi Global Melonjak, Utang Negara dan Infrastruktur AI Jadi Sorotan
Berita terkait
Amerika Serikat Tingkatkan Pembelian Kembali Obligasi, Begini Kata Ekonom
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.36
Amerika Serikat Tingkatkan Pembelian Obligasi, Begini Kata Ekonom
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.37
3 Faktor Ini Jadi Pemicu Imbal Hasil Obligasi Global Meningkat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.00
Tekanan Obligasi Mereda, Pasar Global Menguat di Tengah Utang AS 40 Triliun Dolar
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 07.45