AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Brent Tembus US$95
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak Brent naik 0,92% menjadi US$95,52 per barel pada Rabu (2/9/2026) setelah AS dan Iran kembali saling serang. Lonjakan terbesar sejak Juli 2026 dipicu kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. AS melancarkan serangan udara ke Iran, yang dibalas serangan drone dan rudal balistik. Iran efektif menutup Selat Hormuz, jalur penting 20% pasokan minyak global. Sistem pertahanan Yordania mencegat 10 dari 13 rudal AS. Stok minyak AS turun 2,6 juta barel minggu lalu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Konflik AS-Iran Kembali Memanas
Detik.com · 2 September 2026 pukul 11.15
Mendidih, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Iran Balas Serang AS!
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.28
Ngegas Terus, Harga Minyak Tembus US$95 usai AS-Iran Saling Hantam
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.42
Kejomplangan Perang Ranjau antara AS-Iran di Selat Hormuz
Berita terkait
AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.49
Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Dunia Naik ke US$83,48 per Barel
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.05
Sempat Turun Beruntun, Harga Minyak Dunia Bakal OTW Melonjak 20%?
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 20.48