AS Sanksi Bank Besar Pekan Depan, Ada Kaitannya dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349931/original/025810500_1757942394-AP25248772964198.jpg)
Amerika Serikat (AS) bersiap menjatuhkan sanksi terhadap sebuah bank besar pada pekan depan, menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Sanksi direncanakan diumumkan pada Senin, namun identitas bank dan negara asalnya belum diungkap. Pengumuman ini muncul setelah AS sebelumnya menjatuhkan sanksi terhadap cabang di Dubai dari bank terbesar kedua di Mesir yang diduga menyalurkan dana sebesar US$1,8 miliar kepada Iran. Bessent juga menyatakan bahwa bank terbesar di Turki yang diduga memberikan dana kepada Iran akan ditutup pula. Langkah ini merupakan bagian dari peningkatan tekanan ekonomi AS terhadap Iran di tengah konflik di Timur Tengah. Sejak konflik pecah pada Februari, AS telah menerapkan berbagai sanksi terhadap Iran, termasuk melalui kebijakan bernama 'Operation Economic Outcast' yang menargetkan hampir 60 entitas, kapal, dan individu. AS juga memperluas sanksi sekunder terhadap pihak yang berbisnis dengan Iran, termasuk sektor pelayaran dan teknologi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 10.26
Harga Minyak Dunia Melambung, Rupiah Melorot ke 38 Poin
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.21
Sst.. Ada Bank Raksasa Bakal Kena Saksi Amerika
kumparan · 10 September 2026 pukul 05.00
Populer: PM Singapura Sumbang Kenaikan Gaji; Harga Minyak Dunia Memanas
Berita terkait
AS Tunda Operasi Economic D-Day, Ancam Negara yang Berhubungan dengan Iran
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 05.04
Iran Sebut Sanksi Berulang AS Gagal
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.54
Harga Minyak Melesat 6% di Tengah Konflik AS-Iran Meningkat
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 07.59
Harga Minyak Dunia Mepet US$100 usai Iran Serang Aset Militer AS
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.15