Iran Sebut Sanksi Berulang AS Gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menyatakan kebijakan sanksi berulang Amerika Serikat gagal mencapai tujuan dan hanya menambah tekanan pada masyarakat Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan kegigihan Washington dalam metode yang gagal membuktikan kebencian terhadap rakyat Iran serta melanggar prinsip perdagangan bebas. Iran mengecam pencabutan izin ekspor minyak AS dan memperkirakan lebih dari 1.000 sanksi telah diberlakukan dalam 18 bulan terakhir. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan penguatan perang dengan AS dari posisi kuat, sementara situasi keamanan di Timur Tengah semakin tegang pasca serangan gabungan AS dan Israel pada Februari. Sementara itu, Iran belum menerima undangan resmi untuk bergabung dalam Pakta Mekah namun telah ada pembicaraan mengenai keamanan regional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 07.12
Peringatan Keras Iran Bagi yang Coba-coba Gabung Sanksi AS
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.55
AS Memulai Operasi Economic D-Day untuk Mengisolasi Iran Secara Ekonomi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.24
Terancam Sanksi AS Terkait Iran, China Buka Suara
Berita terkait
AS Iran Panas Lagi! Trump Terapkan Sanksi Terkeras Sejarah ke Teheran
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.40
Trump Kembali Ancam Negara yang Bantu Iran, Konsekuensi Ekonomi Menanti
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
Bukan Roket atau Peluru, "Hantu" Ini Bisa Bikin Iran Runtuh dari Dalam
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.00
Peluru Iran Mulai Diarahkan ke Para Sekutu AS, Siapa Bakal Kena?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.20