Aset Industri Asuransi RI Tembus Rp 1.200 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri asuransi Indonesia mencapai Rp 1.200,55 triliun per Agustus 2026, naik 2,56% dibandingkan tahun sebelumnya. Asli asuransi komersial sebesar Rp 982,18 triliun tumbuh 3,59% secara year-on-year. Akumulasi pendapatan premi asuransi komersial mencapai Rp 255,40 triliun, dengan premi asuransi jiwa naik 7,01% ke Rp 125,75 triliun. Premi asuransi umum dan reasuransi mengalami kontraksi 2,35% menjadi Rp 99,61 triliun. Dari sisi permodalan, RBC industri asuransi jiwa mencapai 471,57% dan RBC asuransi umum serta reasuransi sebesar 331,52%, masih di atas ambang minimum 120%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.05
Dana Pensiun Pegang Aset Rp1.724 Triliun hingga Agustus, Program Wajib Jadi Penopang
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.40
Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.200 Triliun, Tumbuh 2,56%
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 15.59
Premi Asuransi Tembus Rp255,4 Triliun, Asuransi Umum Terkontraksi 2,35%
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.31
Mencari Perusahaan Asuransi Terbaik di Tengah Dinamika dan Tantangan
Berita terkait
Ketua DK LPS: Semua perusahaan asuransi ikut dalam kepersertaan PPP
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 15.47
LPS Beber Syarat Asuransi Bisa Ikut Penjaminan Polis
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.30
OJK Catat Aset Industri Asuransi Capai Rp1.187 Triliun, Ini Penopangnya
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.00
Premi Asuransi Tumbuh 2,71% Jadi Rp199,8 Triliun per Juli 2026
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.25