Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Sebut Campuran 50 Persen Etanol ke Bensin Dilakukan Bertahap

Menteri ESDM Bahlil Lahardia menyatakan bahwa program campuran bioetanol 50 persen (E50) ke bensin akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun depan. Kebijakan ini disebabkan oleh arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencari solusi alternatif pemenuhan energi akibat ketidakpastian global. E50 merupakan lanjutan keberhasilan program mandatori biodiesel B50 yang sudah ada. Bahan baku etanol untuk E50 berasal dari tebu, singkong, atau jagung. Bahlil menargetkan agar Indonesia tidak lagi perlu mengimpor bensin jika E50 berhasil diterapkan penuh. Rencananya, pada 2027 akan diterapkan E10, kemudian naik ke E20 pada 2028, dan bertahap menuju E50. Pemerintah juga membutuhkan 15 pabrik pengolahan bioetanol baru untuk memenuhi kebutuhan proyek ini. Konsumsi bensin nasional saat ini mencapai 39-40 juta kiloliter per tahun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait