Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia telah memberikan izin pada bank-accd untuk fasilitasi transaksi renminbi China setelah terbitnya PADG 24/2026 pada 14 Agustus 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk memperdalam pasar uang dan valas serta menjaga stabilitas nilai rupiah. Permintaan renminbi di Indonesia mencapai US$ 38,9 miliar pada Juli 2026, hampir mencapai proyeksi tahunan BI sebesar US$ 40 miliar (Rp 713,34 triliun). Renminbi Clearing Bank akan memastikan ketersediaan likuiditas renminbi dan mendukung transaksi rupiah-renminbi. Operasional pertama dijadwalkan pada Kuartal IV-2026, dengan Bank of China sebagai clearing bank pertama yang telah ditunjuk oleh PBoC.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.31
DPR Terima Surpres Calon Pimpinan BI, Ini Profil Empat Kandidat Usulan Prabowo
Berita terkait
IMI Dorong Bank Indonesia Perkuat Cadangan Emas
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
Istana Ungkap Destry Damayanti Masuk Bursa Calon Gubernur BI
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 15.21
Bank Indonesia Tahan BI Rate 5,75 Persen demi Bendung Gejolak Global
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen per Juli 2026
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 16.45