Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia telah memberikan izin pada bank-accd untuk fasilitasi transaksi renminbi China setelah terbitnya PADG 24/2026 pada 14 Agustus 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk memperdalam pasar uang dan valas serta menjaga stabilitas nilai rupiah. Permintaan renminbi di Indonesia mencapai US$ 38,9 miliar pada Juli 2026, hampir mencapai proyeksi tahunan BI sebesar US$ 40 miliar (Rp 713,34 triliun). Renminbi Clearing Bank akan memastikan ketersediaan likuiditas renminbi dan mendukung transaksi rupiah-renminbi. Operasional pertama dijadwalkan pada Kuartal IV-2026, dengan Bank of China sebagai clearing bank pertama yang telah ditunjuk oleh PBoC.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Permintaan Renminbi di Indonesia Capai 38,9 Miliar Dolar AS hingga Juli 2026
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.03
Permintaan Renminbi di Pasar RI Setara US$ 38,9 Miliar
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 21.52
Kartu Kredit Indonesia Resmi Meluncur, BI Siapkan Transaksi Digital hingga Kartu Fisik
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.13
BI: Permintaan Renminbi di Pasar Domestik Capai US$38,9 Miliar
Berita terkait
Kemenkeu Ubah Aturan SAL, Begini Respons Bos BI
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.20
Cadangan Devisa Indonesia Naik ke US$ 146,5 Miliar
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.50
Permintaan Renminbi di RI Tembus US$41,4 Miliar, BI Siapkan Jurus Baru
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.55
BI Ubah Skema Insentif Likuiditas Bank 1 September, Ini Aturannya!
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.55