Bank Sentral Inggris Tahan Suku Bunga 3,75%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)
Bank Sentral Inggris mempertahankan suku bunga acuan di 3,75%, sesuai perkiraan ekonom. Keputusan ini diambil dengan hasil 6 lawan 3, di mana tiga anggota komite kebijakan moneter memilih opsi kenaikan sebesar 25 basis poin. Kekhawatiran utama adalah risiko inflasi yang masih tinggi, didorong oleh pergerakan harga energi dan gangguan pasokan, seperti gangguan jalur pasokan di Laut Merah dan kendala pasokan perangkat keras terkait kecerdasan buatan.
Inflasi utama Inggris turun menjadi 2,6% pada bulan Juni, angka terendah dalam 15 bulan, namun beberapa anggota komite menekankan inflasi telah di atas target selama lima tahun. Mereka mendukung kenaikan proaktif untuk mengurangi dampak putaran kedua. Analis mencatat keputusan ini memiliki nuansa hawkish, meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tidak melandai lebih lanjut.
Nilai tukar pound menguat 0,08% terhadap dolar AS menjadi 1,3376 setelah pengumuman. Ekonom menyebutkan ketidakpastian geopolitik, terutama di Timur Tengah, dapat mempengaruhi kebijakan moneter masa depan, dengan pertemuan September masih terbuka kemungkinannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 11.48
BI Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.00
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 10.08
BI Ingatkan Risiko Global Belum Reda, Siaga Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 10.08
Risiko Global Belum Reda, BI Siaga Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
Berita terkait
BI Sebut Ekonomi Global 2026 Masih Suram, Ramal 2027 Mulai Membaik
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.51
Alasan Bank Indonesia Tak Naikkan Bunga Acuan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 06.30
Destry Blak-blakan Alasan BI Tahan Bunga 5,75%
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 21.40
Gubernur BI: Ekonomi Indonesia Tergerus 0,1% Tiap Suku Bunga Naik 25 Bps
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.12