Bantah Isu Babinsa, Purbaya Luruskan soal Penagihan Pajak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu keterlibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam penagihan pajak. Ia menegaskan bahwa upaya penagihan hanya dilakukan oleh pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan pendekatan lebih aktif, didukung integrasi sistem Coretax. Purbaya menjamin tidak akan ada kenaikan tarif pajak atau pengejaran wajib pajak secara sewenang-wenang.
Fokus pemerintah adalah menutup kebocoran pajak melalui ekstensifikasi dan penegakan aturan. Optimisme disampaikan bahwa tanpa menaikkan tarif, pendapatan negara dari pajak berpotensi naik hingga 24% apabila manipulasi dan kebocoran berhasil diminimalkan. Langkah ini termasuk menindak perusahaan yang disinyalir mangkir berdasarkan temuan atau aduan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 19.15
Purbaya Kebut Penagihan Pajak, Sangkal Libatkan Babinsa
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 05.55
Purbaya Gencarkan Penagihan Pajak, Tepis Libatkan Babinsa
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 21.21
Telkomsel Tumbuh Sehat Semester I 2026, Transformasi Perkuat Layanan
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 15.22
Purbaya Janji Nggak Ada Kenaikan Pajak, tapi Kejar Penunggak
Berita terkait
Purbaya: Penerimaan pajak tumbuh 30 persen per Agustus 2026
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 20.31
Menkeu Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh Lebih dari 23% per Juli 2026
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 19.45
Genjot Penerimaan, Ditjen Pajak Bakal Sasar Pemilik Rumah Kontrakan
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 10.40
Purbaya Bakal Tarik Pajak Baru Tahun Depan, tapi Tergantung Ini
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.06