Purbaya Kebut Penagihan Pajak, Sangkal Libatkan Babinsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis penerimaan pajak tahun ini akan lebih kuat karena perbaikan iklim ekonomi nasional. Ia menegaskan pemerintah akan menggenjot penagihan pajak tanpa menaikkan tarif atau melibatkan aparat Babinsa, dengan mengandalkan modernisasi sistem seperti Coretax untuk menekan kebocoran.
Hingga akhir Juni 2026, realisasi penerimaan pajak nasional mencapai Rp1.035,7 triliun, tumbuh 24,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Direktorat Jenderal Pajak akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait wajib pajak yang belum patuh dalam koridor hukum yang berlaku.
Purbaya menargetkan lebih dari separuh dari 34 kantor wilayah DJP dapat mencapai target penerimaan pada 2026. Sebagai catatan, realisasi pendapatan pajak tahun 2025 sebesar Rp1.917,89 triliun atau 87,60% dari target, dengan hanya dua kantor wilayah yang melampaui target.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 19.52
Rencana Purbaya Kejar Penunggak Pajak
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.25
DJP: Tidak Ada Penugasan Babinsa Berburu Pajak Masyarakat
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 19.24
Purbaya: Coretax Turut Dongkrak Penerimaan Pajak 24,6% ke Rp1.035,7 T
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 05.55
Purbaya Gencarkan Penagihan Pajak, Tepis Libatkan Babinsa
Berita terkait
Ditjen Pajak Bantah Data Coretax Bocor
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 12.20
Suahasil Nazara Klaim Sistem Coretax Pajak Semakin Baik
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 09.59
Bos Pajak Ungkap 1.460 Perusahaan Sudah Daftar Jadi WP GloBE
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.15
Restitusi Pajak Turun Jadi Rp 191,7 Triliun, Bos DJP: Sesuai SOP Pemeriksaan
Detik.com · 18 September 2026 pukul 14.44