BYAN Kasih Pengumuman Penting di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji Isam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan keadaan kahar/force majeure pada 11 September 2026 lantaran persetujuan perubahan RKAB 2026 belum diterbitkan, sehingga memengaruhi kemampuan memenuhi kontrak pasokan batu bara. Pengumuman disampaikan kepada OJK dan pelanggan melalui dokumen nomor 461/BR-OJK/IX/2026. Saham BYAN anjlok 10,12% ke Rp11.100 per saham pada 14 September 2026, koreksi 35% dari level tertinggi Agustus 2026. Rumor akuisisi 62% saham oleh Haji Isam mengakandorong tekanan pasar, dengan nilai pembelian sekitar Rp358,17 triliun jika dihitung dari harga 18 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 19.59
3 Anak Usaha Bayan Resources Nyatakan Force Majeure, RKAB 2026 Jadi Biang Masalah
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.00
Saham Bayan Ambruk 11 Persen di Sesi I Perdagangan Hari Ini
Berita terkait
Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 11.42
Update Harga Komoditas: Minyak hingga Batu Bara Menguat, Nikel Melemah
kumparan · 15 September 2026 pukul 08.45
Polemik Kepailitan PT KS, Kuasa Hukum Desak PN Surabaya Tunjukkan Lima Penetapan
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 22.05
Bisnis Batu Bara PTBA Tak Terkena Imbas Kemarau, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.10