Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bedah Upaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi Hingga Akhir Tahun

Ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh 5,29% year-on-year menurut Badan Pusat Statistik, melambat dari 5,61% di kuartal I-2026. Meski demikian, pertumbuhan tetap di atas 5% dan melampaui perkiraan pasar. Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di antara negara G20, melampaui banyak negara besar dunia.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 di kisaran 4,9-5,7% yoy, didukung permintaan domestik serta bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi dengan pemerintah. Konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama dengan kontribusi 2,67% terhadap pertumbuhan dan porsi 53,32% terhadap PDB. Komponen ini tumbuh 5,06% yoy, melandai dari 5,52% di kuartal I-2026 yang sempat didorong momentum Ramadan dan Idulfitri.

CNBC Indonesia menghadirkan Chief Economist BNI Leo Putera Rinaldy dalam Power Lunch 13 Agustus 2026 untuk membahas faktor penopang dan tantangan pertumbuhan kuartal II, peran investasi, normalisasi konsumsi rumah tangga, proyeksi sisa tahun 2026, serta saran kebijakan bagi pemerintah untuk meningkatkan daya tahan ekonomi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait