Sisa 3 Bulan, BI Rate Naik Ikuti The Fed? Ini Bocoran dari Thamrin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menjaga BI Rate pada 5,75% sejak Juni 2026, menahan suku bunga dalam tren higher for longer. Keputusan suku bunga acuan BI sifatnya data dependent, tergantung data ekonomi dan outlook Indonesia. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga satu kali lagi pada Oktober 2026 dengan peluang 65%, memicu spekulasi apakah BI akan ikut mengerek. Para ekonom memproyeksikan kemungkinan BI naikkan BI Rate kembali di akhir 2026, dengan Chief Economist Bank Permata memperkirakan mencapai 6,00% jika terjadi kenaikan 25 basis poin. Rizal Taufikurahman INDEF menyatakan kenaikan BI Rate lebih lanjut tergantung depresiasi rupiah, keluarnya modal, dan mengganggunya ekspektasi inflasi, terutama di tengah ancaman inflasi makanan dari fenomena super El Nino.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.12
Gubernur BI: Ekonomi Indonesia Tergerus 0,1% Tiap Suku Bunga Naik 25 Bps
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 15.59
Jaga rupiah, BI-Pemerintah koordinasi perbaiki transaksi berjalan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 15.28
Rupiah Menguat ke Rp17.894 per Dolar AS, Terkatrol Tiga Instrumen Bank Indonesia
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 06.52
Harga Emas Hari Ini Melesat 1%, Investor Menanti Data Ekonomi AS
Berita terkait
Bank Indonesia: Kenaikan BI-Rate 25 Bps Bisa Pangkas Pertumbuhan Ekonomi 0,1%
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.48
Tak Ikut AS, BI Ungkap Alasan Tahan Suku Bunga Acuan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 15.30
Destry Bongkar Alasan BI Tahan Suku Bunga 5,75%: Inflasi Masih Jinak
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 14.00
Rupiah Kian Terjepit, Yield AS Melonjak ke 5,2%
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.14