BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Digunakan Transaksi QRIS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) bersama ASPI meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel sebagai instrumen pembayaran tunda domestik untuk individu dan korporasi. Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy menyatakan KKI ditargetkan menjangkau generasi Z dan milenial yang mendominasi transaksi non-tunai. Tahap awal diterbitkan sebagai kartu digital untuk transaksi QRIS scan dan tap, kemudian dikembangkan ke pembayaran daring dan kartu fisik. Peluncuran perdana melibatkan 8 PJP: BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, dan BSI untuk skema syariah. Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan KKI wujud kedaulatan sistem pembayaran nasional dan penopang daya beli di tengah ketidakpastian global. Ketua ASPI Santoso Liem memproyeksikan KKI berpotensi menggeser 10 persen pangsa kartu kredit konvensional ke skema domestik, dari pangsa saat ini sekitar 15 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Beda KKI dan Kartu Kredit Visa-MasterCard Cs, Ini Penjelasan BI
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.40
Aturan Kartu Kredit Indonesia: Limit Rp10 Juta, MDR 0-0,7%
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 08.10
Kartu Kredit Indonesia: Tahap Awal Format Digital, Digunakan via QRIS
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.55
Kartu Kredit Indonesia Bisa Diajukan ke 7 Bank, Ini Daftarnya
Berita terkait
Kartu Kredit Indonesia Meluncur, Bisa Dipakai Individu dan Korporasi
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.25
Sambut HUT RI, BI Resmikan Kartu Kredit Indonesia dan MDR QRIS 0%
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.45
BI luncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk segmen masyarakat umum
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 10.56
BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Transaksi Diproses di Dalam Negeri
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.55