Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BI Sebut Penjualan Surat Berharga Bank Akan Diserap Pasar

Bank Indonesia (BI) menilai pengurangan surat berharga bank tidak akan otomatis meningkatkan pasokan pasar uang karena mekanisme pasar uang akan menyerap likuiditas antarbank. Direktur BI Alexander Lubis menjelaskan bank yang butuh likuiditas lebih memilih transaksi repo daripada menjual SSB secara besar-besaran. BI akan memantau dampak kebijakan melalui indikator seperti volume transaksi repo dan aktivitas pasar uang. Sementara itu, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 sebesar 4,9%-5,7% dengan ketahanan eksternal kuat, didukung surplus perdagangan, aliran investasi portofolio asing, dan cadangan devisa US$ 145,3 miliar pada Juni 2026.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait