Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bos BGN Beber Alasan Tunggakan Pembayaran Mitra SPPG Belum Dilunasi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjelaskan alasan pembayaran kepada sebagian mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum dilunasi. Menurutnya, tunggakan tersebut terkait dengan pembangunan dapur yang masih dalam proses peninjauan dan ada perkara yang sedang ditangani Kejaksaan. Terdapat dua klasifikasi mitra SPPG: pertama, mitra yang membangun dapur sendiri untuk dioperasikan; kedua, mitra yang bertindak sebagai kontraktor pembangunan dapur dengan pembiayaan dari APBN melalui anggaran BGN. Untuk kategori kedua, pembayaran ditunda karena pembangunan masih dalam review dan terkait dengan perkara di Kejaksaan.

Sudaryono menyatakan bahwa pembayaran akan dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari Kejaksaan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menekankan bahwa penundaan bukan berarti ingin menahan pembayaran, melainkan ada proses hukum yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Meskipun demikian, BGN tetap melanjutkan pembukaan dapur baru, terutama di wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi.

Sebelumnya, pada Juli, Sudaryono menyatakan sedang menyusun skema penyelesaian untuk mitra SPPG yang tergabung dalam Asosiasi Pangan Gizi Indonesia (APGI) 3T. Para mitra mengaku menunggu kepastian pembayaran selama hampai sembilan bulan dan mengkhawatirkan ketidakjelasan mengenai waktu penyelesaian. Sudaryono memastikan bahwa skema penyelesaian akan diajukan secara transparan dan para mitra tidak akan dirugikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait