Bos BGN Minta MBG Jangan Dibawa Pulang, Konsumsi Tak Boleh Lebih dari 4 Jam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta agar para siswa tidak membawa pulang Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sebuah dugaan kasus keracunan makanan terjadi di Jayapura, Papua. Menurut hasil investigasi, insiden tersebut terjadi karena proses memasak menu MBG yang terlalu cepat dari waktu yang seharusnya. Makanan dilaporkan mulai dimasak sejak pukul 07.00 malam dan baru disajikan pada pukul 11.00 siang keesokan harinya.
Untuk mencegah kejadian serupa, Sudaryono menetapkan batas waktu maksimal antara makanan matang hingga dikonsumsi tidak boleh lebih dari 4 jam. Hal ini dilakukan karena makanan MBG tidak menggunakan bahan pengawet, sehingga rentan mengalami kerusakan akibat perkembangbiakan bakteri, terutama di suhu tinggi.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, BGN bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan menggandeng para guru untuk mengawasi proses konsumsi MBG. Guru diminta ikut makan bersama siswa dan memberikan edukasi agar makanan tidak dibawa pulang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.02
BGN Minta Guru Edukasi Siswa agar MBG Tak Dibawa Pulang
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.00
Cegah Keracunan, Sudaryono Ingatkan MBG Harus Habis di Sekolah
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.55
Membangun Generasi Merdeka Lewat Sepiring Gizi
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 09.53
Ompreng MBG Bakal Diberi Label Batas Waktu Makan Maksimal 4 Jam
Berita terkait
Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Naik Jadi Rp240 Triliun
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.00
BGN Siapkan Radar MBG, Masyarakat Bisa Intip Menu Anak
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 06.05
MBG untuk Semua: Sama Rasa, Tak Bersekat
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.45
Cegah Keracunan, Kepala BGN Minta Menu MBG Tidak Dibawa Pulang ke Rumah
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 09.37