Bos BI Buka-bukaan Penyebab Rupiah Melemah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan penyebab rupiah melemah yaitu penguatan dolar AS, arus modal keluar dari negara berkembang, dan kebijakan moneter global yang ketat. Nilai rupiah turun dari Rp17.687 (15 September) ke Rp17.917 (25 September 2026). DXY mencapai 101,11 dan indeks dolar Asia 96,26. Inflasi global naik 4,6%, Fed naik 25 bp, diperkirakan masih ada kenaikan lagi Q4. Tekanan 'flight to quality' mengalihkan modal ke AS. BI menggunakan swap dan DNDF untuk menarik inflow modal US$6 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.04
Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 12.02
Bos BI Beri Peringatan, Mata Uang Dunia Tengah Hadapi "Strong Dollar"
JawaPos · 28 September 2026 pukul 17.01
The Fed Diproyeksikan Kerek Suku Bunga Acuan Sekali Lagi pada Triwulan IV
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.44
IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya
Berita terkait
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.06
Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 14.50
Rupiah Menguat ke Rp17.642 per Dolar AS Jumat Sore
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05