Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,53% menjadi Rp17.965/US$ pada Senin (28/9/2026), hanya 35 poin dari level Rp18.000. Dolar AS menguat 0,16% di indeks DXY 101,135. Pelemahan dipicu kenaikan suku bunga Fed 25 basis poin ke 3,75%-4,00% dan ekspektasi naik lagi Q4-2026. Inflasi global 4,6% dan harga minyak US$125,53/barel (Agustus US$90,88) memperkuat strong dollar. Bank Indonesia fokus kebijakan moneter pro-stability menjaga stabilitas eksternal rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.54
Bos BI Buka-bukaan Penyebab Rupiah Melemah
JawaPos · 28 September 2026 pukul 17.01
The Fed Diproyeksikan Kerek Suku Bunga Acuan Sekali Lagi pada Triwulan IV
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 12.38
Harga Minyak Melonjak, BI Antisipasi Dampak ke Inflasi dan Nilai Tukar
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.50
Wanti-wanti Dolar AS Menguat, Bos BI Beber Strategi Jaga Rupiah
Berita terkait
Bos BI Beri Peringatan, Mata Uang Dunia Tengah Hadapi "Strong Dollar"
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 12.02
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.06
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Sempat Tertekan Mendekati 18.000, Sentimen Eksternal Biang Keladinya
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 16.01