Bos The Fed Sebut Masih Punya Pekerjaan Rumah Atasi Inflasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261660/original/026801400_1781753160-AP26168685605168.jpg)
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menyatakan bahwa pembuat kebijakan masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk mengatasi inflasi, meskipun data inflasi musim panas tampak lebih baik dari perkiraan. Dalam pidatonya di Simposium Ekonomi Jackson Hole, Warsh menegaskan bahwa kenaikan harga sebesar 3,4% dalam setahun hingga Juli masih melampaui target 2% yang ditetapkan The Fed, sementara inflasi inti berada di 3,7%. Ia menegaskan bahwa fokus utama The Fed harus tetap pada harga dan menolak memberikan panduan ke depan mengenai kebijakan suku bunga. Warsh juga menyatakan bahwa praktik memberi sinyal ke pasar tentang keputusan masa depan tidak lagi relevan dan harus diakhiri. Suku bunga kebankaan sentral saat ini tetap pada kisaran 3,5% hingga 3,75% untuk kelima kalinya berturut-turut, sementara pasar semakin yakin akan kenaikan suku bunga pada September.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 17.15
Rupiah Menguat ke Rp17.718, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga dari Pidato Kevin Warsh
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 08.33
Bursa Asia Variatif, Investor Nantikan Keputusan Suku Bunga The Fed
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.00
BI Tahan Suku Bunga di 5,75% untuk Jaga Stabilitas Rupiah dan Pertumbuhan Kredit
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 22.15
Arah Suku Bunga Dunia Terbelah, Fed Diprediksi Bertahan, ECB dan BoJ Diperkirakan Naik
Berita terkait
Perang Trump Hantam Amerika, Ekonomi AS Cuma Tumbuh 1,5%
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.25
The Fed Tahan Suku Bunga di 3,6%, Tiga Anggota Terpecah Dorong Kenaikan
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 08.01
Trump Kritik The Fed: Suku Bunga Tinggi Bikin AS Rugi
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.00
Lapangan Kerja AS Susut 23.000, Tingkat Pengangguran Turun Jadi 4,1%
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 20.56