Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

BPS Catat Produksi Beras Naik di Awal 2026, Kementan Jaga Produktivitas

Produksi beras nasional pada Januari-April 2026 mencapai 14,03 juta ton, naik 0,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (14,01 juta ton). Peningkatan ini didukung oleh produksi padi sebesar 24,36 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), juga naik 0,12 persen, dan luas panen padi yang mencapai 4,51 juta hektare, bertambah 0,43 persen. Secara bulanan, produksi beras tercatat 1,73 juta ton pada Januari, 2,88 juta ton pada Februari, 5,02 juta ton pada Maret, dan 4,40 juta ton pada April 2026.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya menjaga momentum produksi, terutama menghadapi musim kemarau dan potensi El Niño. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah mitigasi, termasuk pompanisasi dengan 56 ribu unit pompa air, penguatan jaringan irigasi, optimalisasi embung dan perpipaan, serta penggunaan varietas padi yang tahan kekeringan. Upaya ini bertujuan meningkatkan indeks pertanaman dari dua kali menjadi tiga kali tanam per tahun.

Berdasarkan pengalaman menghadapi El Niño pada 2015 dan 2023, Kementerang Pertanian siap melaksanakan intervensi lebih dini melalui pompanisasi, perbaikan irigasi, peningkatan produktivitas, dan penggunaan benih adaptif. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempertahankan ketersediaan pangan nasional dan mendukung pendapatan petani meski menghadapi kondisi iklim yang tidak menentu.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait