Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah menguat 0,21% ke posisi Rp17.710 per dolar AS pada perdagangan Jumat (18/9/2026), setelah sehari sebelumnya melemah 0,41% ke Rp17.747. Penguatan ini terjadi seiring koreksi indeks dolar AS (DXY) yang turun tipis 0,01% ke level 100,237. Dolar AS mulai kehilangan momentum setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,0%, sekaligus dengan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan harga minyak yang mulai mereda. Meski demikian, dolar AS masih berada di atas level psikologis 100, sementara pasar memperkirakan lebih dari satu kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir 2027, jauh di atas proyeksi The Fed yang hanya memperkirakan satu kenaikan lagi pada 2026 dan tidak ada pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 11.24
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.743, Sikap Hawkish The Fed Membayangi
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 15.49
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.753
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 11.40
Rupiah Melemah ke 17.739 per Dolar AS, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 10.43
Rupiah melemah dipengaruhi potensi kuat kenaikan suku bunga Fed
Berita terkait
The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.05
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.675
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.07
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.06
Suku Bunga The Fed Naik, DPR Ingatkan BI Hati-Hati dan Jaga Rupiah
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.31