Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Daftar Perbaikan Tata Kelola MBG di Bawah Komando Sudaryono

Badan Gizi Nasional (BGN) memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah pimpinan Kepala BGN Sudaryono. Presiden Prabowo Subianto mengarahkan Sudaryono menghadapi masalah secara langsung, menjalankan lembaga secara efektif dan efisien, serta membangun sistem yang tidak bergantung pada individu. Sudaryono menekankan transparansi dan keterbukaan terhadap masukan dari berbagai pihak.

BGN menerapkan sejumlah langkah perbaikan. Pejabat Eselon I dan II wajib berkantor di daerah untuk memperkuat pengawasan, dengan pembagian wilayah tanggung jawab hingga kabupaten. Seluruh dapur MBG akan dipasang CCTV terintegrasi ke pusat dan wajib menggunakan sistem pencatatan digital (logbook) yang merekam seluruh proses pengolahan makanan. SOP baru mewajibkan makanan dikonsumsi maksimal empat jam setelah dimasak dengan label waktu pada kemasan. Tenggat 10 Agustus 2026 ditetapkan bagi SPPG untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS); dapur tanpa sertifikat akan ditutup permanen. BGN juga menyiapkan sistem digital agar orang tua dapat memantau menu dan asal makanan melalui NIK anak.

BGN melakukan refocusing penerima manfaat setelah ratusan sekolah swasta elite menyatakan tidak memerlukan program MBG. Penataan ulang sasaran masih dihitung dan akan diumumkan kemudian.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait