Dampak Ekonomi Karhutla 2026 Bisa Mencapai Rp 123 Triliun!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Laporan Center for Economic and Law Studies (CELIOS) menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang 2026 berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp 123,1 triliun. Kerugian ini mencakup biaya ekonomi dan kesehatan dari Januari hingga Agustus 2026. Direktur Ekonomi CELIOS, Nailul Huda, menjelaskan bahwa angka tersebut setara dengan 49,1 persen dari proyeksi PDRB Kalimantan Tengah tahun 2026, dan belum memperhitungkan skenario penyebaran kebakaran hingga akhir tahun.
Berbeda dengan krisis karhutla pada 2015 dan 2019 yang terpusat di sabuk gambut Sumatra dan Kalimantan, pada 2026 kebakaran tersebar lebih luas. Papua Selatan menjadi wilayah kedua terdampak nasional, diduga terkait pembukaan lahan untuk proyek food estate dan bioetanol. Provinsi non-gambut seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur juga mengalami dampak signifikan.
CELIOS memperkirakan kerugian dari hilangnya aset fisik dan aktivitas ekonomi mencapai Rp 29,54 triliun, atau 0,23 persen dari PDB nasional. Kerugian ini mencakup kontraksi sektor perdagangan, pertanian, akomodasi makanan dan minuman akibat asap dan gangguan produksi. Secara regional, Kalimantan Barat menderita dampak terbesar (Rp5,7 triliun), diiku Papua Barat (Rp4,3 triliun), dan Nusa Tenggara Timur (Rp2,8 triliun).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 20.30
CELIOS Hitung Kerugian Ekonomi dari Karhutla Bisa Capai Rp123 Triliun
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 01.29
Karhutla Berulang Berpotensi Turunkan Kepercayaan Investor Global
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.45
Menteri Lingkungan Hidup Segel 21 Badan Usaha Terkait Karhutla
Detik.com · 2 September 2026 pukul 12.33
Kementerian LH Segel 21 Perusahaan Terkait Karhutla di 7 Provinsi
Berita terkait
Pola Karhutla Bergeser ke Papua, CELIOS Minta Izin Sawit dan Tambang Diaudit Total
JawaPos · 2 September 2026 pukul 12.30
Titik Api Terus Bermunculan, Warga Biak Numfor Papua Minta Penanganan Karhutla Diperkuat
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 06.19
Airlangga Akui Karhutla Kalimantan Ganggu Ekonomi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.45
Update Karhutla 2026: Hotspot di Riau-Jambi Nol, Kalimantan Parah
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.30