Pola Karhutla Bergeser ke Papua, CELIOS Minta Izin Sawit dan Tambang Diaudit Total
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CELIOS meminta pemerintah ubah strategi mitigasi Karhutla 2026 karena pola kebakaran bergeser ke Papua. Data KLHK catat kejadian Karhutla naik 366% Januari-Juni 2026 dibanding 2025, dengan 202.010,96 hektar terbakar nasional. Papua Barat jadi dominan (38.310,86 ha), diikti Papua Selatan (25.838,53 ha) dan Papua Tengah (2.519,88 ha). Bhima Yudhistira CELIOS: moratorium izin di lahan gambut Sumatra-Kalimantan terlalu fokus, sekarang ancaman sudah merambat ke Papua. Ia menuntut pemerintah tetapkan Bencana Nasional Karhutla 2026, bangun tempat pengungsian aman termasuk evakuasi medis, dan audit total izin sawit serta tambang di area terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.45
Menteri Lingkungan Hidup Segel 21 Badan Usaha Terkait Karhutla
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 20.30
CELIOS Hitung Kerugian Ekonomi dari Karhutla Bisa Capai Rp123 Triliun
VOI · 1 September 2026 pukul 07.10
Kerugian Lingkungan Karhutla Capai Rp5,3 Triliun
Detik.com · 2 September 2026 pukul 12.33
Kementerian LH Segel 21 Perusahaan Terkait Karhutla di 7 Provinsi
Berita terkait
Dampak Ekonomi Karhutla 2026 Bisa Mencapai Rp 123 Triliun!
JawaPos · 2 September 2026 pukul 12.15
Titik Api Terus Bermunculan, Warga Biak Numfor Papua Minta Penanganan Karhutla Diperkuat
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 06.19
KLH Terbitkan Aturan Baru, Buka Lahan dengan Cara Dibakar Kini Dilarang
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.47
Update Karhutla 2026: Hotspot di Riau-Jambi Nol, Kalimantan Parah
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.30